Senin, 10 Dec 2018
radarbromo
icon-featured
Hukum & Kriminal

Kelima Terduga Teroris Probolinggo Ditetapkan Tersangka

27 Mei 2018, 06: 00: 59 WIB | editor : Radfan Faisal

penggeledahan, rumah, terduga, teroris, probolinggo, dringu, kedungdalem, densus 88, antiteror, anti teror

TERLIBAT: Densus 88/AT saat melakukan penggeledahan di kediaman ALH. Ia menjadi terduga kelima yang ditangkap atas kasus dugaan tindak pidana terorisme. Bersama empat terduga lainnya, ALH ditetapkan tersangka. (Zainal Arifin/Radar Bromo)

PROBOLINGGO - Lima terduga teroris yang diamankan Densus 88 Antiteror bersama Polres Probolinggo Kota sepekan lalu, akhirnya dinaikkan statusnya menjadi tersangka. Kelimanya terus menjalani pemeriksaan untuk mengetahui jaringan dan perannya dengan pelaku teror Surabaya. Kelimanya juga menjalani masa penahanan.

Hal itu diungkapkan Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal pada Jawa Pos Radar Bromo, Sabtu (26/5). “Menurut keterangan tim penyidik Densus 88/AT, lima orang yang diamankan di Probolinggo sudah ditetapkan sebagai tersangka,” terangnya.

Mereka di antaranya, Mohammad Fatwa, 32, yang merupakan amir dari kelompok di Probolinggo. Kemudian, Irvan Suhardianto, 41; Harits Arifin, 39; Agus Purnomo; dan Arif Lukman Hakim, 37. Kelimanya kini ditahan di Mako Brimob.

Meski sudah mengamankan lima orang, pihaknya menurut Alfian masih punya pekerjaan berat. Yakni melakukan pencegahan serta pengamanan. Lebih-lebih dengan rencana disahkannya RUU nomor 15/2013 tentang Pemberantasan Tindak Terorisme. Adanya regulasi tersebut, semakin memudahkan aparat keamanan melakukan tindakan.

“Densus bersama dengan polres, tetap melakukan pengawasan. Tugas kami juga melakukan giat deradikalisasi dan pencegahan,” katanya saat disinggung langkah yang akan diambil pasca penangkapan kelima pelaku. Selain itu, polres juga berkepentingan menciptakan situasi kondusif, yakni dengan mencegah maraknya hoax.

Diberitakan sebelumnya, Densus 88/AT bersama Polres Probolinggo Kota mengamankan kelima terduga teroris yang berkaitan dengan aksi yang dilakukan Ketua Jamaah Ansharut Daulah Surabaya, Dita Oeprianto. Pria yang menjadi dalang pengeboman 3 gereja tersebut juga punya sel di Probolinggo.

Tiga dari kelima tersangka diamankan di malam yang sama. Yakni Rabu (16/5) lalu. Irvan Suhardianto diamankan terlebih dahulu saat membeli sate di sekitar Kelurahan Jati. Kemudian Mohammad Fatwa diamankan di rumah kontrakannya, di Jl. Taman Tirta, Perumahan Sumbertaman Indah, Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo.

Setelah itu, baru kemudian Harits Arifin yang juga diamankan di rumahnya, di Jl. Taman Puspa Indah, Perumahan Sumbertaman Indah, Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo.

Dari ketiga pelaku itu, Densus 88 kemudian melakukan pengembangan. Hasilnya, Jumat (18/5) lalu giliran Agus Purnomo yang diamankan. Ia ditangkap di rumah kontrakannya di Jl. Taman Anggrek, Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih

Terakhir, yakni pada Senin (21/5) malam, Arif Lukman Hakim juga diamankan. Pria asal Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo itu diamankan di Jl. Brantas KM.1, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, sepulangnya dari bekerja.

(br/rpd/rf/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia