Rabu, 23 Jan 2019
radarbromo
icon featured
Pasuruan

Diduga Depresi usai Ditinggal Istri, Petani Asal Pasrepan Kendat

19 Mei 2018, 22: 29: 14 WIB | editor : Fandi Armanto

Bunuh diri

SEBELUM DIEVAKUASI: Talha yang menggantung di pohon mangga. Sabtu (19/5) pagi dia bunuh diri di perkebunan di Desa Tempuran, Kecamatan Pasrepan. (Polsek Pasrepan for Jawa Pos Radar Bromo)

PASREPAN-Warga Dusun Tuyowono, Desa Tempuran, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan mendadak geger Sabtu (19/5). Itu setelah warga setempat menemukan seorang pria tewas gantung diri di sebuah pohon mangga.

Pria tersebut diketahui bernama Talha, 60. Ia ditemukan pertama kali sekitar pukul 10.00 di tanah tegalan miliknya. Diduga, pria yang kesehariannya menjadi petani ini karena ia mengalami depresi sejak ditinggal cerai oleh istrinya.

Informasinya, Talha sudah keluar rumah sejak Jumat malam lalu (18/5). Karena korban belum pulang sampai keesokan harinya, pihak keluarganya lantas mencari keberadaanya. Ternyata, korban sudah tewas gantung diri di tanah tegalan miliknya yang berjarak sekitar 500 meter dari rumahnya.

harakiri

ENGGAL DIVISUM: Sebelum ditemukan kendat, Talha menghilang sejak Jumat )18/5). (Polsek Pasrepan for Jawa Pos Radar Bromo)

Pihak keluarga lantas melaporkan peristiwa ini pada kades setempat. Pihak kepolisian yang menerima informasi ini langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Keluarga korban sendiri enggan melakukan otopsi dan memilih untuk langsung memakamkannya.

Kapolsek Pasrepan, AKP Cahyo Widodo membenarkan adanya warga Desa Tempuran yang tewas bunuh diri. Diduga ia memilih bunuh diri karena mengalami depresi akibat sakit yang dideritanya sejak ia bercerai dengan istrinya.

“Memang benar. Cuma keluarga korban sudah mengikhlaskan dan menolak untuk divisum. Kami juga tidak menemukan tanda-tan

(br/fun/riz/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia