Rabu, 23 Jan 2019
radarbromo
icon-featured
Hukum & Kriminal

Dana Nasabah BPR Dikuras Direksi Terungkap Karena Audit OJK

09 Mei 2018, 11: 30: 59 WIB | editor : Fandi Armanto

sidang, kuras, dana nasabah, eks direksi, bprs, al hidayah

MILIARAN: Terdakwa Nuzulul (paling kanan) dan Abdul Azis, usai mengikuti sidang di PN Bangil, Selasa (8/5). (Iwan Andrik/Radar Bromo)

BANGIL - Terungkapnya dua direksi BPRS AL-Hidayah menguras dana nasabah, sejatinya tak akan terungkap. Itu karena karyawan yang ada di BPR, diancam agar tidak melapor. Kasus ini baru naik, usai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan audit.

Permasalahan yang ada di BPRS Al Hidayah tersebut, akhirnya tercium OJK. Pihak OJK pun akhirnya melakukan audit. Hingga menemukan transaksi-transaksi yang tak sesuai. Tahun 2016, BPRS Al Hidayah itu pun dilikuidasi.

Proses penelusuran tak hanya sampai di situ. Karena tahun 2017 kemudian, dua direksi ditetapkan sebagai tersangka. Mereka tak lain adalah Abdul Aziz, warga Gayungsari Barat, Surabaya dan Nuzulul Maulidah, warga Jalan Pahlawan Sunaryo, Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Kasus ini pun, akhirnya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan, Maret 2018 lalu. Dan tak lama kemudian, pihak Kejaksaan melakukan penahanan tehadap keduanya.

“Mereka ditengarai melanggar pasal 63 ayat 1 atau pasal 66 ayat 1 UU Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dan pasal 64 ayat 1 KUHP,” kata Hendi Budi JPU Kejari Kabupaten Pasuruan.

(br/one/fun/fun/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia