Selasa, 20 Nov 2018
radarbromo
icon featured
PERSEKAP

Persekap Harus Ikut Piala Indonesia Dulu sebelum Liga 3

Sabtu, 10 Mar 2018 06:30 | editor : Fandi Armanto

persekap, latihan, liga 3, piala indonesia, kota, pasuruan

SUDAH MENJARING: Sejumlah pemain muda mengikuti seleksi pemain Persekap di stadion Untung Suropati, beberapa waktu lalu. Persekap harus mengikuti Piala Indonesia, yang akan digelar April mendatang. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

PASURUAN - Berstatus tim yang langsung lolos Zona Nasional Liga 3, membuat Persekap diprediksi baru melakoni laga pada Juli mendatang. Meski begitu, tim berjuluk Laskar Untung Suropati itu tak boleh terlalu berleha-leha.

Sebab, dalam waktu dekat ini tim dengan warna kebesaran hijau ini harus turun di Piala Indonesia. Ya, PSSI mewajibkan tim yang berlaga di Liga 1 hingga Liga 3 untuk mengikuti Piala Indonesia yang bakal kembali dihidupkan musim ini.

Turnamen Piala Indonesia sendiri  rencananya dihelat awal April mendatang. Ini artinya, Persekap harus menyiapkan tim dalam tempo waktu sebulan ini.

Adanya kewajiban mengikuti Piala Indonesia tersebut dibenarkan M Saikhu, sekretaris asosiasi PSSI Kota Pasuruan (Askot). Beberapa waktu lalu, kata Saikhu, pengurus mendapat undangan dari PSSI pusat, yang isinya tentang turnamen Piala Indonesia.

“Perwakilan dari Persekap sudah ada yang ke Jakarta untuk mengikuti rapat nanti malam (Jumat malam, red),” terang Saikhu.

Turnamen Piala Indonesia, kata Saikhu, adalah pemanasan yang akan diikuti Persekap, sebelum mengikuti Liga 3. Turnamen ini wajib diikuti. Jika absen, sebuah tim bisa dikenai sanksi. Bahkan dicoret dari kepesertaan liga di musim baru.

Meski persiapannya mepet, Asosiasi Kota (Askot) PSSI Pasuruan meyakini, pengurus Persekap bisa segera mengambil langkah untuk menentukan manajemen baru. Termasuk tim yang fix.

“Soal pemain dan ofisial, tentu menjadi kebijakan manajemen. Apalagi, sudah beberapa kali latihan bersama digelar. Kami rasa, pembentukan pemain dan ofisial bisa dilakukan dalam waktu dekat,” beber Saikhu.

Soal dana, Saikhu juga belum bisa memastikan. Persekap memang kini berada di level amatir, dan diperbolehkan menggunakan APBD. “Tapi untuk jumlah berapanya anggaran, kami belum tahu. Masih dalam perencanaan,” beber Saikhu.

(br/fun/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia