Senin, 19 Nov 2018
radarbromo
icon-featured
Politik

Duh, Ada 26.150 Pemilih di Pilbup Probolinggo yang Dinyatakan TMS

Sabtu, 03 Feb 2018 13:40 | editor : Muhammad Fahmi

coklit, kpu, panwaslu, pilkada serentak, kabupaten probolinggo

COKLIT: Anggota KPU saat melakukan proses coklit, beberapa waktu lalu. (Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

KRAKSAAN - Sebanyak 26.150 pemilih dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) di Kabupaten Probolinggo. Ini, diketahui dari pencocokan dan penelitian (coklit) oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) selama 10 hari pertama.

Komisioner KPU Kabupaten Probolinggo Divisi Perencanaan dan Data Sugeng Harianto mengatakan, total ada 902.260 pemilih yang di-coklit. Pada 10 hari pertama, sebanyak 461.582 pemilih tuntas di-coklit atau 50,2 persen. Di antara pemilih yang telah di-coklit, sebanyak 26.150 pemilih dinyatakan TMS.

Sebagian besar, menurut Sugeng, faktor penyebab TMS karena pemilih sudah meninggal dunia. Ada pula pemilih yang sudah menjadi TNI/Polri atau tidak terdeteksi keberadaan atau alamatnya.

“Pemilih TMS adalah pemilih yang awalnya tercatat sebagai pemilih dalam pemilu sebelumnya. Namun, sekarang sudah meninggal dunia atau alasan lain,” terangnya.

Dijelaskan Sugeng, pemutakhiran data pemilih melalui DP4 itu, akan disinkronkan dengan data pemilih tetap (DPT) Pilpres  2014. Angka DP4 tahun ini 836.612 jiwa. Angka itu lebih sedikit dibanding DPT pemilu sebelumnya, yaitu 857.511 jiwa.

Coklit sendiri dilakukan mulai 20 Januari sampai 18 Februari. Dari situ, nanti KPU akan melakukan rekap dan menetapkan daftar lemilih sementara (DPS). “Tahapannya masih panjang, sebelum penetapan DPT (daftar pemilih tetap),” tuturnya.

(br/mas/mie/mie/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia