Senin, 19 Nov 2018
radarbromo
icon-featured
Ono-ono Ae

Akibat Kecanduan, Pilih Game Ketimbang Istri

Kamis, 01 Feb 2018 11:30 | editor : Fandi Armanto

ono-ono ae, tole, minthul, rumah tangga

ILUSTRASI (Achmad Syaifudin/Jawa Pos Radar Bromo)

PESATNYA kemajuan teknologi seperti dua sisi mata uang. Sisi positifnya tentu saja banyak, tapi sisi negatifnya juga tak kalah banyak. Salah satunya, membuat orang apatis dan memilih fokus pada ponselnya. Kondisi itulah yang terjadi di rumah tangga Tole (nama samaran), 30 dan Minthul (juga nama samaran), 27.

Pasangan suami-istri (pasutri) ini tengah dilanda kekacauan rumah tangga. Pasutri yang tinggal di Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, ini seringkali terlibat pertengkaran. Penyebabnya, Tole lebih memilih bermain game daripada memperhatikan sang istri.

Minthul mengaku kesal dengan ulah suaminya. Padahal, mereka berdua sama-sama bekerja dan capek sepulang kerja. “Padahal, saya juga kerja di pabrik. Pulang juga tinggal capeknya. Masih harus ngurus kerjaan rumah dan anak,” jelasnya. Seharusnya pekerjaan rumah tanggung jawab berdua.

Sementara sang suami, melarangnya untuk berhenti dari pekerjaan. Alasannya, agar mereka tak kesulitan mencari uang. Karena itulah, Minthul juga ikut banting tulang mencari rezeki. Konsekuensinya, anak semata wayang mereka harus dititipkan ke tetangga yang membuka jasa penitipan anak.

Pernikahan mereka sendiri sudah berjalan hampir 4 tahun. Sejak awal menikah, mereka berusaha untuk berhemat. Karena itu, pasutri ini akhirnya bisa memiliki rumah sendiri kendati masih nyicil.

Selama ini secara ekonomi, mereka memang tak pernah kesulitan uang. Namun, Minthul merasa suaminya kurang tanggung jawab lantaran ogah ikut membantu pekerjaan istri. Sang suami memilih bermain game daripada membantu seabrek pekerjaan rumah.

“Kita pernah sewa pembantu, tapi gak ada yang kerasan. Bolak-balik ganti, akhirnya kita capek sendiri. Lagi pula juga mahal, masih mending cari pengasuh anak saja saat kita bekerja,” ungkapnya. Apalagi setelah memiliki anak, mereka juga punya tanggungan membayar iuran rumah dan motor yang masih belum lunas.

Tole, menurut Minthul, memang kecanduan game di ponselnya. Setelah pulang kerja sampai mau tidur, ngumek hape. “Bahkan kalau libur, dari bangun tidur sampai  tidur lagi, hape terus yang dilihat. Gimana saya gak jengkel dengan kelakuan suami,” keluhnya.

Minthul sudah berkali-kali mengeluhkan hal itu. Tapi, Tole tetap saja tak peduli dengan kerjaan rumah yang menggunung. Sampai akhirnya, Minthul ngamuk dan memilih pergi dari rumah dengan membawa anak.

“Saya sudah berkali-kali minggat kayak gitu. Tapi, dia tetap aja gak berubah. Terakhir sudah gak mau lagi saya balik. Biar dia yang mikir bayar cicilan. Saya pilih hidup besarin anak saja sendiri, gak usah ngurusin bayi gede kayak dia,” gerutunya.

(br/eka/fun/fun/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia