Selasa, 20 Nov 2018
radarbromo
icon featured
Probolinggo

Lantai Rumah Warga Mendadak Panas, Ternyata Ini Penyebabnya

Minggu, 21 Jan 2018 10:30 | editor : Radfan Faisal

rumah, lantai panas, salah sambung kabel, pln, nyetrum, terapi, listrik, setrum

PANAS: Rumah warga yang lantainya berubah panas. Diduga karena salah memasang kabel plus minus. (Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

KEDOPOK - Akibat salah memasang kabel plus dan minus, lantai di salah satu kamar rumah Zainal Arifin, jadi panas. Setelah berlangsung tiga minggu, baru diketahui penyebab lantai yang panas.

“Heran, aneh campur panik. Tiba-tiba lantai panas. Saya tahunya Jumat (19/1) malam. Menurut istri saya, malah sudah tiga minggu. Istri malah bercanda, tidak apa-apa wes buat terapi,” terangnya saat ditemui di rumahnya Jl. Mastrip, Gang II, RT 7/RW 13, Kecamatan Kedopok.

Takut terjadi sesuatu, pria yang akrab dipanggil Ayip itu memanggil petugas PLN, Sabtu (20/1). “Semalam tidur nggak nyaman. Kepikiran takut rumah meledak,” tuturnya.

Setelah dicek oleh petugas PLN, baru diketahui ternyata plus minus di pusat meteran terbalik. Sehingga, kabel ground meleleh. “Setelah diperbaiki, sampai sekarang (pukul 16.32 Sabtu, Red.) masih panas. Jadi, saya tutup dengan keset basah. Mungkin dinginnya masih proses,” katanya.

Koordinator Teknik PLN Eko Prasojo saat dikonfirmasi menjelaskan, gejala seperti itu sering terjadi. Penyebabnya, lantaran massa dan ground atau arde terbalik. Akibatnya, arde yang seharusnya netral, jadi teraliri listrik.

Sementara arde ditanam di tanah. Dampaknya, tanah atau lantai tempat arde ditanam akan panas lantaran ada aliran listrik. Namun, meski ada sedikit sengatan listrik, hal itu menurutnya tak membahayakan.

“Paling terasa nyetrum kayak kesemutan. Jika dibilang bahaya, kurang begitu bahaya. Namun, memang harus segera diperbaiki,” terangnya.

Eko pun mengimbau agar masyarakat menghubungi petugas PLN, jika terjadi ataupun listrik. Sekecil apapun itu. Selama ini menurutnya, masyarakat lebih suka memanggil tukang. Padahal, tak semua tukang paham masalah listrik.

(br/rpd/rf/rf/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia