Rabu, 23 Jan 2019
radarbromo
icon featured
Bangil

Asyik, Pemkab Naikkan Anggaran Untuk Insentif Guru TPQ

17 Januari 2018, 14: 05: 59 WIB | editor : Fandi Armanto

guru, ustad, ustadzah, ngaji, mengaji

MENGAJI: Ustadah di sebuah TPQ yang ada di Desa Manaruwi mengajar ngaji siswanya. Tahun ini anggaran untuk insentif guru TPQ naik lipat dua. (Fandi Armanto/Jawa Pos Radar Bromo)

BANGIL - Kenaikan insentif tak hanya dirasakan guru RA (Raudlatul Athfal) di Kabupaten Pasuruan tahun ini. Guru Taman Pendidikan Alquran (TPQ) juga akan menikmati kenaikan insentif.

Untuk merealisasikan kenaikan insentif guru TPQ itu, pemkab pasuruan telah menyiapkan anggaran Rp 12 miliar. Kabid Pergurag Kabupaten Pasuruan M. Yusuf menjelaskan, rencana kenaikan insentif bagi guru TPQ sudah final.

Usulan kenaikan insentif itu, telah disetujui timgar dan banggar. Anggarannya telah disiapkan dalam APBD 2018. Anggaran Rp 12 miliar tahun ini jauh lebih besar dibandingkan tahun lalu yang “hanya” mengalokasikan Rp 6 miliar.

"Jadi, ada kenaikan dua kali lipat anggaran untuk insentif guru-guru TPQ di Kabupaten Pasuruan pada 2018 ini," ujar Yusuf kepada Jawa Pos Radar Bromo.

Ia menjelaskan, besaran insentif itu tak lepas dari kenaikan untuk setiap guru TPQ. Pada 2017, per guru TPQ dianggarkan Rp 1,2 juta per tahun atau Rp 100 ribu per bulan.

Nah, pada tahun ini, besarannya naik lipat dua. Dalam setahun, per guru TPQ dapat insentif Rp 2,4 juta. Atau, tiap bulannya dapat Rp 200 ribu untuk setiap orangnya.

"Jumlah guru yang akan kami sokong dengan penganggaran ini sebanyak 5 ribu orang. Setiap orangnya, tahun ini dialokasikan Rp 200 ribu per bulan," bebernya.

Yusuf menguraikan, kenaikan tersebut diharapkan bisa menjadi motivasi bagi guru-guru TPQ di wilayah Kabupaten Pasuruan. Meski tak dipungkirinya, jumlah yang diberikan untuk setiap orang masih relatif kecil.

(br/one/fun/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia