Rabu, 14 Nov 2018
radarbromo
icon-featured
Probolinggo

Pria Gay ODHA Ini Mengaku Sempat Dikucilkan Tetangganya

Rabu, 06 Dec 2017 09:15 | editor : Muhammad Fahmi

Gay, Homo, ODHA, ohida

BERHARAP TAK DIKUCILKAN: YW saat ditemui di sebuah kafe di Kota Probolinggo. (Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

PROBOLINGGO - YW, 69 seorang gay berstatus ODHA (orang dengan HIV/AIDS) di Probolinggo mengaku sempat drop mentalnya. Sebab, ia mendapati lingkungan mulai mengucilkannya.

Ia menduga, warga mulai ada yang tahu bahwa ia terinfeksi HIV/AIDS. Menurutnya, perilaku warga di tempat tinggalnya berubah usai ada salah satu tetangganya yang seorang dokter mengetahui kondisinya yang merupakan ODHA.

Sejak saat itu, banyak warga yang mulai menjauh. YW pun menduga, oknum dokter itu yang menyebarkan kabar penyakitnya. Hal itu menurutnya, cukup mengiris hatinya.

“Ada tukang kontrol listrik yang biasanya mampir, namun sejak kabar mengenai penyakit saya beredar, ia tak mau masuk ke rumah saat kontrol,” katanya.

Namun, perlahan tapi pasti, ia mulai bangkit. Ia tak ambil pusing dengan pandangan orang lain. Ia tetap melanjutkan hidupnya dan beraktivitas normal. “Yang penting, saya tetap rutin kontrol periksa sambil mengonsumsi obat ARV,” jelasnya.

(br/rpd/mie/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia