Senin, 19 Nov 2018
radarbromo
icon-featured
Features
Safari ke Turki Sambut Musim Semi (2)

Pedang Nabi Muhammad dan Baju Sobek Fatimah

Rabu, 27 Sep 2017 08:35 | editor : Muhammad Fahmi

BERNILAI SEJARAH: Empat pedang Nabi Muhammad SAW menjadi koleksi Museum Topkapi, di Istanbul, Turki.

BERNILAI SEJARAH: Empat pedang Nabi Muhammad SAW menjadi koleksi Museum Topkapi, di Istanbul, Turki. (Sholihuddin/Jawa Pos Radar Bromo)

Daya tarik Museum Topkapi, Istanbul, luar biasa. Terutama bagi muslim di seluruh penjuru dunia. Mengapa? Karena di museum tersebut ada koleksi yang sangat langka dan bernilai sejarah tinggi.

------------

Selain pedang Nabi Dawud AS, tongkat Nabi Musa AS, di Museum Topkapi juga ada pedang dan rambut Nabi Muhammad SAW. Tak hanya itu, juga ada pedang para sahabat, bahkan jubah atau baju putri nabi tercinta, Siti Fatimah, juga ada dalam deretan koleksi.

Pedang Nabi Muhammad SAW yang tersimpan rapi di museum ada empat bilah. Semua lengkap dengan sarung pedang berwarna emas. Empat pedang itu diletakkan berjajar secara horizontal, dalam satu bingkai kaca. Panjang pedang sekitar satu meter.

Di sebelah pedang nabi, terdapat pedang sahabat yang juga menantunya. Yakni, Ali bin Abi Thalib. Panjang pedangnya juga sekitar satu meter. Bedanya, jika pedang Nabi terbungkus sarung pedang, milik Ali tidak.

Selain pedang Nabi dan Ali, juga ada pedang komandan tentara perang Islam zaman Nabi Muhammad. Yakni, Khalid bin Walid. Pedangnya berwarna cokelat tua dengan gagang dilapisi warna emas. Selain pedang milik tokoh-tokoh yang disebutkan tadi, masih ada pedang sahabat nabi lainnya yang berjejer di ruangan.

Meski sudah diletakkan di tempat-tempat khusus, namun petugas tetap mengawasinya dengan ketat. Termasuk koleksi rambut Rasulullah SAW. Meskipun, rambut tokoh paling populer menurut astrofisikawan Michael H. Hart itu tidak terlihat karena dimasukkan wadah berbentuk kotak berhias kaligrafi.

Di sebelah rambut nabi, ada bendera yang dibawa saat berperang. Bendera yang dikenal dengan nama Ukab itu juga dimasukkan ke wadah kotak hitam.

Melangkah ke arah pintu keluar, ada baju Sayyidatina Fatimah. Baju putri Rasulullah itu, dibeber di atas kotak dan dibingkai dengan kaca tebal. Baju warna krem itu sudah sobek di bagian bawah. Ada dua lubang di baju tersebut. Baju yang terbuat dari katun itu tampak lusuh dan mulai protol termakan usia.

Ada lagi baju cucu Nabi Muhammad SAW, yakni Husein, yang dipajang. Jubah berlengan pendek itu cukup lebar. Usia juga membuat jubah putih itu sudah mulai memudar warnanya. Sehingga, tampak seperti warna krem.

Di museum itu ada juga peninggalan sejarah yang penting untuk dikunjungi. Yakni, dapur kerajaan yang digunakan untuk memasak makanan seluruh pegawai kerajaan dan tentara. Dapur itu bisa sampai melayani 40 ribu orang. Tak heran kalau panci untuk memasaknya saja, berdiameter 1,5 meter dengan tinggi 2 meter. “Anda bisa tidur di dalam panci itu,” kata Ali, pemandu wisata setempat.

Selain yang disebutkan di atas, masih banyak lagi peninggalan Kesultanan Utsmaniah yang menarik untuk dikunjungi. Salah satunya Masjid biru atau Blue Mosque. Apa istimewanya?. (bersambung)

TERJAGA: Dibalik tembok museum Topkapi ini, pedang dan rambut Nabi Muhammad SAW disimpan.

TERJAGA: Dibalik tembok museum Topkapi ini, pedang dan rambut Nabi Muhammad SAW disimpan. (Sholihuddin/Jawa Pos Radar Bromo)

(br/rf/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia