Kamis, 22 Nov 2018
radarbromo
icon-featured
Pasuruan

Innalillahi, Pikap Rombongan Tilik CJH Terguling, 1 Tewas-14 Luka-Luka

Jumat, 11 Aug 2017 04:55 | editor : Muhammad Fahmi

RINGSEK: Petugas mengevakuasi bangkai pikap bak terbuka yang muat belasan warga dan terguling, Kamis (10/8).

RINGSEK: Petugas mengevakuasi bangkai pikap bak terbuka yang muat belasan warga dan terguling, Kamis (10/8). (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

KEJAYAN - Kecelakaan tunggal terjadi di Desa Patebon, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Kamis sore (10/8). Sebuah pikap bak terbuka yang memuat puluhan penumpang yang akan sambang calon jamaah haji (CJH), terguling ketika melintasi jalan desa setempat. 

Akibat kecelakaan tersebut, 15 penumpang menjadi korban. Ironisnya, salah seorang penumpang yang masih berusia 6 tahun, tewas.

Diduga, kecelakaan tunggal itu terjadi lantaran sang sopir bermaksud menghindari pohon palem di sisi kiri jalan. Namun, upaya itu gagal. Pikap nopol W 9884 L itu tetap menabrak pohon palem. Setelah menabrak, laju kendaraan tak terkendali. Pikap berwarna putih itu kemudian terguling ke parit yang berada di tepi kiri jalan.

Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Mellysa Amalia menjelaskan, mobil pikap itu mejalu dari arah timur ke barat. Saat itu, pikap yang dikemudikan Kusaeni, 40, warga Desa Mangguan, Kecamatan Pasrepan, itu melaju dengan kecepatan tinggi.

Sementara itu, puluhan penumpang yang juga terdiri atas anak-anak itu terjungkal dari bak pikap. Beberapa di antaranya masih selamat, hanya saja mengalami shock akibat kecelakaan. Sedangkan, 14 penumpang lainnya mengalami luka ringan.

NAHAS: Sejumlah korban kecelakaan pikap bak terbuka saat dirawat di RSUD dr Soedarsono, Kamis (10/8).

NAHAS: Sejumlah korban kecelakaan pikap bak terbuka saat dirawat di RSUD dr Soedarsono, Kamis (10/8). (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

“Seorang penumpang bernama Putri, berusia 6 tahun, dinyatakan meninggal dunia. Namun, kami belum dapat mengidentifikasi luka yang dialami korban. Sebab, pihak keluarga menolak visum,” ujar polwan dengan tiga setrip di pundaknya itu.

Kecelakaan itu juga mengundang perhatian warga setempat. Mereka berhamburan menolong para korban. Beberapa saat kemudian, petugas Unit Laka Satlantas Polres Pasuruan langsung mendatangi TKP. Secara bergantian, seluruh korban luka dilarikan ke UGD RSUD dr R Soedarsono, Kota Pasuruan.

“Kami prioritaskan korbannya dulu. Selanjutnya, kami akan melakukan olah TKP untuk mendalami penyebab pasti kecelakaan ini,” tambahnya. Mellysa mengatakan, Kusaeni kini diamankan di Pos Lantas Kejayan untuk dimintai keterangan. Selain sopir, polisi juga akan memeriksa korban maupun warga sekitar.

“Yang terpenting, kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak menggunakan mobil bak terbuka untuk mengangkut orang. Kejadian ini menjadi salah satu bukti, betapa bahayanya ketika menumpangi mobil yang bukan semestinya ditumpangi orang,” tukasnya.

Irma, 30, salah seorang korban yang duduk di bak pikap sisi kiri, tak tahu awa mula peristiwa tersebut. Tiba-tiba saja terdengar bunyi dan hantaman yang keras. Pikap lantas terguling. Ia pun ikut jatuh bersama penumpang lainnya. Irma mengalami luka di pelipis kiri akibat kejadian itu.

(br/tom/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia