Kamis, 22 Nov 2018
radarbromo
icon featured
Kraksaan

Perbaikan Jembatan di Pajarakan Picu Macet, Ini Jalur Alternatifnya

Kamis, 03 Aug 2017 08:45 | editor : Muhammad Fahmi

BIANG MACET: Perbaikan jembatan Pajarakan yang dilakukan Rabu (2/8). Imbas perbaikan itu, jalan raya pantura macet panjang.

BIANG MACET: Perbaikan jembatan Pajarakan yang dilakukan Rabu (2/8). Imbas perbaikan itu, jalan raya pantura macet panjang. (Arif Mashudi/Jawa Pos Radar Bromo)

KRAKSAAN - Keretakan pada jembatan Pajarakan, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, membuat Jalan Raya Pantura Pajarakan sampai Kraksaan, macet panjang.

Bahkan, Rabu (2/8) ruas jalan setempat macet sampai sepanjang 3 km. Penyebab retak pada jembatan Pajarakan, karena besi penyangga jembatan ada yang lepas. Begitu jembatan retak, perbaikan pun langsung dilakukan.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, selama perbaikan, kendaraan yang melintas hanya bisa menggunakan separo badan jalan. Inilah yang menyebabkan jalanan macet.

Kemacetan dari timur terjadi mulai Jembatan Pajarakan sampai simpang tiga Semampir, Kecamatan Kraksaan. Sedangkan di barat, kemacetan terjadi sampai Karanggeger, Kecamatan Pajarakan.

Sejumlah kendaraan roda empat pun memilih untuk melewati jalan alternatif. Yaitu, melewati simpang tiga Semampir ke selatan lewat Selogudik, Kecamatan Maron dan tembus ke Kecamatan Gending.

Di sisi lain, perbaikan yang dilakukan di jembatan Pajarakan, menggunakan cara manual. Pengecoran jembatan yang retak misalnya, tidak menggunakan mesin molen cor. Padahal, pengecoran dilakukan untuk menutup jalan seluas 3 x 2 meter dengan ketebalan sampai 20 sentimeter.

David Mulyanto selaku PPK Jalan Nasional Probolinggo-Situbondo saat dikonfirmasi mengatakan, memang ada besi penyangga yang lepas. Nah, Selasa (1/8) sudah dilakukan perbaikan di bagian penyangganya dengan menyambungkan kembali.

Rabu (2/8) dilakukan perbaikan pada bagian atas atau aspalnya. ”Kami minta waktu tiga hari untuk menyelesaikan itu. Kemarin (Selasa, 1/8, Red.) menyambung besi penyangga. Hari ini (Rabu, 2/8, Red) pengecoran. Diperkirakan besok sore (Kamis, 3/8, Red) sudah kering dan bisa digunakan lagi,” terangnya.

(br/mas/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia