Radar Bromo

Keranjingan PS, Nekat Bobol Rumah

GADINGREJO - Hari-hari Firman Alkafi, 19; Hudan Adi, 20, remaja asal Kelurahan Petahunan, Kecamatan Gadingrejo; dan Ahmad Iqbal, 23, warga Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, kini tak lagi sebebas biasanya. Usai ditetapkan sebagai tersangka, saat ini ketiganya harus meringkuk di balik dinding sel Mapolsek Gadingrejo untuk menjalani proses lebih lanjut.

Ketiga pemuda yang tak jelas pekerjaannya itu, disangka telah membobol sebuah rumah milik Hariyanti, 50. Lokasinya berada di Perum Gading Permai Jalan Anyelir Raya, Kelurahan Petahunan, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, dua pekan yang lalu.

Saat itu, ketiga pelaku memang telah mengetahui bahwa rumah tersebut tengah dalam kondisi tak berpenghuni. Sebab, Hariyanti dan anaknya yang diketahui bernama Peter Santoso, 18, tak lain ialah teman karib ketiga pelaku. Dari Peter inilah mereka mengetahui bahwa pemilik rumah tengah melakukan perjalanan menuju Jakarta sejak sehari sebelumnya.

Persis saat rumah kosong, ditambah dengan kondisi malam hari, ketiga pelaku melancarkan aksinya. Langkah yang mereka lakukan pertama kali yaitu membobol ventilasi jendela depan rumah. Hudan dan Ikbal secara bergantian memasuki rumah. Sementara Firman, bertugas untuk berjaga di halaman rumah untuk memantau keamanan dua temannya yang tengah beraksi.

Sekitar 25 menit dua pelaku mengacak-acak isi rumah. Seluruh sudut rumah pun tak luput dari sasaran mata dua pelaku. “Dua pelaku yang berada di dalam rumah membawa kabur sebuah ponsel, bor listrik, dan tiga tabung elpiji. Lalu kabur dari pintu belakang,” kata Kompol Wartono, Kapolsek Gadingrejo.

Sedangkan, aksi ketiga pelaku itu baru diketahui oleh pemilik rumah dua hari setelahnya. “Itu, setelah korban mendapat kabar dari kerabatnya yang curiga karena rumah dalam kondisi berantakan,” imbuhnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar