Radar Bromo

Sunat DD, Kasi Kecamatan Paiton Dibekuk

PAITON - Proses pencairan dana desa (DD) masih rentan untuk dikorupsi. Ini, terbukti saat proses pencairan DD di Kecamatan Paiton. Dari 20 desa di kecamatan ini, yang hendak mencairkan DD dipotong oleh oknum pegawai kecamatan.

Beruntung aksi itu berhasil diungkap unit Tipikor Satreskrim Polres Probolinggo. Polisi bahkan menangkap Ahmad Muhaimin, kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kecamatan Paiton. Lelaki ini langsung ditetapkan menjadi tersangka lantaran perbuatannya yang memotong DD, dinilai masuk tindak pidana korupsi.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, pengungkapan kasus dugaan korupsi itu merupakan hasil penyelidikan tim Tipikor sejak sepekan sebelumnya. Sebelumnya, polisi sudah mendengar adanya pencairan DD tahap pertama untuk 20 desa di Kecamatan Paiton. Pencairan itu dilakukan sejak Jumat (12/5) lalu.

Saat itu, sudah ada beberapa desa yang melakukan pencairan. Prosesnya, pencairan itu dilakukan setiap desa di Kantor Kas Bank Jatim Nurul Jadid Paiton. Ketika pencairan itulah, ada sejumlah desa yang datang, dikenai pemotongan oleh Ahmad Muhaimin. Pemotongan itu dilakukan melalui W, salah satu petugas di Kantor Kas Bank Jatim Nurul Jadid Paiton.

Informasi itu akhirnya sampai di kepolisian. Berangkat dari situlah polisi melakukan pengumpulan barang bukti dan keterangan. Polisi lalu menunggu waktu lantaran akan ada desa yang melakukan pencairan.

Sehingga, saat Rabu (17/5) lalu, giliran 14 desa yang melakukan pencairan DD. Petugas gabungan tim sapu bersih (saber) pungutan liar (pungli) dan tim tipikor langsung melakukan pengintaian. Ternyata benar, saat pencairan DD 14 desa tersebut, ada pemotongan langsung oleh petugas kantor khas Bank Jatim.

1
2
3
4

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar