Radar Bromo

Rampas Motor untuk Kabur dari Polisi
BERITA TERKAIT

PURWOREJO - Operasi Patuh Semeru yang Kamis (18/5) digelar Satlantas Polres Pasuruan Kota di simpang empat Kebonagung membuat pengguna jalan gempar. Penyebabnya, ada empat orang yang mengendarai dua motor, kabur ketika hendak digeledah. Demi menghindari polisi, pelaku yang kabur merampas motor pengunjung Pasar Kebonagung.

Aksi kejar-kejaran antara pelaku dengan polisi sempat terjadi. Namun, dua dari empat pelaku berhasil kabur. Dua pelaku yang berhasil diamankan kini harus diproses hukum lantaran ditengarai pelaku pencurian motor (curanmor).

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, sebelum aksi tersebut terjadi, sekitar pukul 09.00 Satlantas memang sedang menggelar Operasi Patuh Semeru. Operasi itu berlangsung di simpang empat Pasar Kebonagung, Kota Pasuruan. Banyak pengendara yang terjaing lantaran kendaraannya tak sesuai persyaratan.

Hingga empat pelaku melintas di simpang empat. Para pelaku yang mengendarai motor jenis matic melaju dari arah Pohjentrek (selatan). Begitu melihat ada operasi, keempat pelaku rupanya terkejut. Namun, mereka hanya bisa terdiam karena ada petugas yang jumlahnya banyak. Dari situlah drama perampasan terjadi.

“Saat itu petugas sebenarnya hendak menindak. Sebab, keempatnya tidak memakai helm,” beber AKP Hari Subagyo, kasatlantas Polres Pasuruan Kota.

Saat dijaring dalam operasi, keempat pria itu langsung menunjukkan reaksi yang tak biasa. Sebagai upaya antisipatif, petugas juga berinisiatif untuk mengambil kunci dua motor Honda Beat yang masing-masing dikendarai oleh Syukur, 25 dan Hasan, 34, warga Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan itu.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar