Radar Bromo

Sopir Bus Kalisari Jadi Tersangka

PURWOSARI - Polisi bergerak cepat melakukan penyidikan atas kecelakaan maut bus P.O Kalisari yang menghantam motor dan bengkel di Sengonagung, Purwosari. Rabu (17/5), unit laka Satlantas Polres Pasuruan telah menetapkan sopir bus, Yoyok Yoga Prasetio, 34, warga Tawangrejo, Pandaan, sebagai tersangka dalam kecelakaan yang menewaskan 2 orang itu.

Kepastian itu diungkapkan Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Iptu Marti. “Sopir busnya sejak hari ini (Rabu, 17/5), kami tetapkan sebagai tersangka,” jelasnya.

Penetapan tersangkanya itu, menurut Marti, dilakukan usai penyidik menerima keterangan dari sejumlah saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Intinya, terjadinya kecelakaan maut ini disebabkan kurang kehati-hatiannya sopir bus. Berawal dari kurang bisa menjaga jarak dengan kendaraan di depannya,” bebernya.

Dengan begitu, sang sopir bus pun mulai Rabu (17/5) harus mendekam di sel tahanan mapolres setempat. Sang sopir dijerat pasal 310 ayat 4 UU 22/2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ). “Ancaman pidananya penjara paling lama enam tahun dan atau denda paling banyak Rp 12 juta,” jelasnya.

Diketahui, kecelakaan maut terjadi di jalur Surabaya-Malang, Selasa (16/5). Sebuah bus Kalisari L 7027 UL hilang kendali usai mobil yang ada di depannya, ngerem mendadak.

Bus keluar badan jalan, lantas menghantam motor yang ditumpangi tiga orang di bahu jalan. Laju bus baru terhenti usai menabrak sebuah bengkel di pinggir jalan.

Imbas kecelakaan itu, dua orang meregang nyawa di lokasi kejadian. Keduanya adalah pasangan suami-istri (pasutri) Abdul Rokim, 35 dan Naima, 30, asal Dusun/Desa Lecari, Kecamatan Sukorejo. Selain itu, 14 orang lainnya mengalami luka-luka. (zal/mie)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar