Radar Bromo

PSK Terinfeksi HIV Terus Bertambah
BERITA TERKAIT

BANGIL - Jelang Ramadan, Satpol PP Kabupaten Pasuruan kian mengintensifkan operasi penyakit masyarakat (pekat). Selasa malam (16/5), 12 PSK yang beroperasi di wilayah Prigen berhasil terjaring. Mereka diciduk di sejumlah indekos saat tengah menunggu dan baru pulang dari melayani pelanggan.

Operasi pekat itu digelar mulai pukul 20.00 hingga pukul 20.30. Kasatpol PP Kabupaten Pasuruan Yudha Tri Widya Sasongko mengatakan, operasi itu dilakukan untuk penegakan Perda Nomor 10 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Pelacuran di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Di samping itu, juga agenda bersih-bersih penyakit masyarakat jelang bulan suci Ramadan. “Razia yang kami lakukan difokuskan untuk menyisir wilayah Prigen. Selain kawasan Watuagung, juga Pesanggrahan,” ujar Yudha.

Operasi itu melibatkan sebanyak 24 personel dari Satpol PP Kabupaten Pasuruan. Petugas menyisir sejumlah indekos yang ada di wilayah setempat.

Saat dirazia, sebagian PSK tengah duduk-duduk. Sebagian lainnya, ada yang baru saja melayani hidung belang. Belasan PSK yang diamankan itu, kemudian digiring ke Mako Pol PP Kabupaten Pasuruan untuk didata. Selain itu, mereka juga dites kesehatannya.

Hasilnya, mencengangkan. Betapa tidak, dari 12 PSK tersebut, empat di antaranya diketahui terinfeksi HIV/AIDS. Menurut Yudha, temuan itu menambah deretan PSK yang terjangkit HIV/AIDS. Sebab, di sejumlah razia sebelumnya, juga kerap ditemukan kasus serupa (selengkapnya lihat infografis).

Rencananya, kata Yudha, mereka yang terjaring razia itu, akan langsung diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan. “Nantinya, mereka akan diberikan pembinaan oleh pihak terkait. Sementara untuk yang terjangkit HIV/AIDS, nantinya pihak Dinsos yang akan berkoordinasi dengan KPA,” tandasnya. (one/mie)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar