Radar Bromo

Bangunan Dekat Benteng Jadi Masalah

MAYANGAN - Sebuah bangunan baru di sisi selatan Benteng, di Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, disoal. Sebab, bangunan yang rencananya dijadikan tempat cuci motor milik perorangan ini, berada di atas tanah negara. Serta, sangat berdekatan dengan bangunan caga budaya.

Salah seorang warga setempat yang enggan namanya dikorankan mengaku, pihaknya yang 36 tahun tinggal di Benteng sangat menyayangkan jika adanya bangunan baru itu digunakan untuk kepentingan pribadi. Apalagi, berdiri di atas tanah negera dan dekat cagar budaya.

“Itu memang bukan tanah saya. Tapi, bangunan itu kan untuk kepentingan pribadi dan berdiri di tanah negara. Kami saja tidak berani membangun apapun di sana. Bangunan itu milik Kholil, yang juga merupakan Polsus KA,” ujar Purnawirawan TNI itu.

Sedangkan, Kepala Disbudpar Kota Probolinggo Agus Effendi mengatakan, Benteng sudah masuk dalam Cagar Budaya di Kota Probolinggo. Namun, mengingat masih harus dilaporkan pada Kementerian, maka pihaknya masih mengurusi hal itu. “Untuk tanah itu milik negara yang dalam pengawasanya dilakukan oleh TNI,” ujarnya.

Pihaknya juga menegaskan, jika ada bangunan baru di area Benteng, tidak diperkenankan. Dan, informasinya beberapa waktu lalu sudah ada pihak berwenang yang mendatangi lokasi ini agar pembangunan itu dihentikan. Tapi, saat itu tidak ada orang. “Saya mau ke sana untuk melihat lokasinya agar tidak diteruskan. Tapi, sudah tidak ada pekerja,” ujar petugas yang tak mau disebutkan namanya itu.

Terpisah, Kholil, orang yang disebut pemilik bangunan ini mengatakan, pihaknya berencana membangun tempat aksesori dan cuci motor. Tujuannya, membantu para pemuda di sana agar mendapatkan lapangan pekerjaan.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar