Radar Bromo

Selidiki Penjual Pil Aborsi
BERITA TERKAIT

KRAKSAAN - Polres Probolinggo mengembangkan kasus pembuangan janin bayi oleh Agus Muhammad Sukron, 19, warga Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember. Polisi menyelidiki dari mana DK, ibu janin, mendapatkan obat penggugur kandungan itu.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Hariyanto Rantesalu mengatakan, kasus pembuangan janin tersebut tak berhenti pada penetapan tersangka Agus, yang juga bapak janin tersebut.

“Kandungan digugurkan menggunakan pil penggugur kandungan. Dalam artian, ada penyedia pil aborsi ilegal itu. Sekarang kami selidiki ke arah sana,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Rabu (19/4).

Pengembangan kasus dari sisi penyedia obat itu diakuinya sudah menemui titik terang. Pihaknya sudah mengantongi lokasi penjualan obat tersebut. Namun, Hariyanto mengaku tak ingin tergesa-gesa. “Kami sudah kantongi tempat penjual pil aborsi ilegal itu. Tempatnya di Kota Probolinggo,” ungkapnya.

Saat disinggung soal status DK, 20, Kasat Reskrim menegaskan masih saksi. Untuk meningkatkan status DK, pihaknya juga butuh keterangan dari yang bersangkutan. Sementara, DK hingga Rabu (19/4) masih menjalani perawatan intensif di RSUD Waluyo Jati, Kraksaan.

“Sekarang DK masih ada di rumah sakit, belum bisa dimintai keterangan. Jadi, tunggu kondisi DK membaik dulu untuk diperiksa,” ungkapnya.

Saat didatangi ke rumah sakit, DK terbaring di ruang paviliun. Namun, DK tidak bersedia memberikan komentar terhadap awak media. “Pasien memiliki hak untuk menolak dikunjungi. Pasien tidak mau ditemui (wartawan, Red),” kata Sugianto selaku humas RSUD Waluyo Jati Kraksaan. (mas/rf)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar