Radar Bromo

Ternyata, Bayi Hasil Hubungan Sedarah

PAJARAKAN - Teka-teki bayi yang disebut ditelantarkan perempuan tidak dikenal di jalan raya Desa Ketompen, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, akhirnya terkuak. Juardi, 33, warga Desa Telogosari, Kecamatan Tiris, yang mengaku menerima bayi dari seorang perempuan di tepi jalan itu, ternyata adalah bapak kandungnya.

Juardi sengaja membuat skenario itu karena malu pada tetangga. Sebab, bayi laki-laki itu merupakan hasil hubungan gelap dengan adik kandungnya sendiri, NN, 18. Atas perbuatan itu, Polres Probolinggo sudah menetapkan Juardi sebagai tersangka dan menahannya.

Hal itu disampaikan Kanit PPA Bripka Isana Reny Antasari pada Jawa Pos Radar Bromo, Rabu (19/4). Penetapan tersangka itu dilakukan setelah mendalami peristiwa tersebut. “Juardi sudah ditetapkan sebagai tersangka dan kami tahan pekan kemarin,” terangnya.

Setelah penemuan itu, pihaknya tak langsung percaya dengan penuturan Juardi. Karenanya, Juardi dan keluarganya juga diperiksa oleh polisi. Saat itu, penyidik mendatangi kediaman Juardi dan meminta keterangan orang tua serta NN. Dari situlah terungkap, jika bayi itu hasil hubungan sedarah.

Kepada polisi, pihak keluarga mengaku malu dan ketakutan. Karenanya, bayi itu rencananya akan diserahkan ke panti asuhan. “Sekarang bayi masih dalam perawatan di ruang NICU RSUD Waluyo Jati Kraksaan,” tuturnya.

Kanit PPA menambahkan, terangka Juardi menggauli NN, adik kandungnya sendiri sudah lama. Orang tua mereka baru tahu setelah menyadari perubahan fisik pada NN. Kira-kira saat usia kandungan NN memasuki 5 bulan. Namun, keluarga tidak ingin bayi itu digugurkan. Sementara, keluarga malu atas kehamilan dari hubungan sedarah itu.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar