Radar Bromo

Dihantam KA, Warga Triwung Kidul Tewas
BERITA TERKAIT

KANIGARAN - Jalur Kereta Api (KA) tanpa palang pintu Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, memakan korban. Salman Alfarisi, 36, warga Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, tewas tersambar KA saat melalui perlintasan tersebut, sekitar pukul 10.00, Rabu (19/4). Bahkan, korban sempat tercebur ke sungai sekitar 10 meter dari lokasi kejadian.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, saat itu Salman berboncengan dengan saudaranya yang belum diketahui identitasnya. Saat melintas di rel tanpa palang pintu tersebut, motor Suzuki Spin hitam nopol N 3136 SB yang dikendarai keduanya mati.

Melihat ada KA yang melintas, saudara korban langsung melompat untuk menyelamatkan diri. Nahas bagi Salman, ia yang masih berada di tengah rel tak mampu menghindar. Ia dan motornya langsung dihantam KA Tawangalun jurusan Banyuwangi-Malang tersebut. Bahkan, korban terlempar 10 meter ke sungai yang ada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Motor korban yang juga terpental dan masuk sungai, remuk jadi dua bagian. Sementara, KA Tawangalun sempat berhenti jalur perlintasan Jati, sehingga menyebabkan kemacetan.

Warga yang mendengar adanya kecelakaan itu, langsung menyemut dan berlari mendatangi korban. Pada saat korban dinaikan dari sungai keadaanya sudah tidak bernafas lagi.

Kusnadi, 57, warga Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, yang merupakan salah satu saksi mata mengungkapkan, korban bersama saudaranya melaju dari arah barat ke timur. Pihaknya tidak mendengar bahwa dari arah selatan ke utara, ada sebuah KA yang melintas.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar