Radar Bromo

DLH akan Cek Limbah Scrum

MAYANGAN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo menindaklanjuti dugaan pembuangan limbah pabrik ke sungai Brantas yang ditudingkan sejumlah petani pada PT Southern Marine Production. Senin (17/4), DLH akan mendatangi pabrik yang lebih dikenal dengan sebutan Scrum itu.

Heru Margianto, kabid Tata, Penataan Lingkungan di DLH menjelaskan, pihaknya akan mengecek kebenaran dugaan yang disampaikan para petani. Sekaligus untuk memastikan, apakah pabrik pengolahan ikan yang berlokasi di Jalan Brantas, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, itu masih membuang limbah pabrik ke sungai Brantas.

Hal ini penting bagi DLH. Sebab, menurut Heru, Scrum sudah mendapat surat peringatan pertama dari DLH karena kasus serupa.

Sekitar sebulan lalu menurutnya, pihaknya mendapat protes dari warga Gang Kerinci, Jalan Gus Dur, Kelurahan  Pilang, tentang dugaan pembuangan limbah pabrik ke sungai Brantas oleh Scrum. Setelah diperiksa, ternyata dugaan itu benar adanya. DLH akhirnya mengeluarkan surat peringatan pertama.

Saat itu, menurut Heru, pihak Scrum menjelaskan, ada yang minta limbah untuk dijadikan pupuk. Karena itu, Scrum mengalirkan limbah lewat sungai Brantas.

Namun, apapun alasannya bagi DLH, membuang limbah di sungai tidak dibenarkan. “Kalau ada yang minta, ya harus bawa galon ke pabrik. Sehingga, tidak mencemari yang lain,” lanjutnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar