Radar Bromo

Mulai Bongkar Bangunan-Tebang Pohon

DRINGU - Pembangunan pelebaran Jembatan Wonolangan di Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, sudah mulai memasuki tahapan persiapan pengerjaan fisik. Para pekerja mulai mengukur dan memasang patok titik-titik yang akan dilalui bangunan jembatan.

Dari pantauan Jawa pos Radar Bromo, lahan yang akan dilalui pembangunan jembatan itu sudah disiapkan. Mulai dari penebangan pohon-pohon di tepi jalan sepanjang sekitar 200 meter sisi timur dan 200 meter sisi barat jembatan. Selain itu, ada juga rumah warga terdampak pembangunan jembatan sudah mulai dibongkar sendiri oleh pemiliknya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Nasional Wilayah Probolinggo-Situbondo David Mulyanto mengatakan, pembangunan Jembatan Wonolangan sudah memasuki tahapan persiapan fisik. Yaitu, mengukur dan masang patok lahan yang akan dilalui pembangunan jembatan. “Sudah mulai dikerjakan sejak bulan Maret 2017. Tapi, masih tahap persiapan awal,” katanya.

Disinggung soal deadline atau batas waktu warga untuk membongkar bangunan yang terkena dampak pembangunan jembatan, David mengungkapkan, sejauh ini pihaknya tak memasang deadline. Namun, pihaknya berharap warga menyadari dan bisa segera membongkar bangunan yang sudah ditentukan terdampak proyek ini. Supaya, pembangunan jembatan cepat terealisasi dan rampung.

“Alhamdulillah, kalau sudah ada warga yang mulai membongkar bangunan atau rumah yang akan dilewati pembangunan jembatan itu. Berarti, warga menyadari dan mendukung pembangunan jembatan itu cepat selesai,” ujarnya.

Diketahui, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) V Surabaya berencana melebarkan Jembatan Wonolangan. Dari hasil peninjauan lapangan yang dilakukan oleh BBJN V bersama tim appraisal, pelebaran jembatan ini akan memakan sekitar 660 meter persegi lahan milik warga.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar