Radar Bromo

Nyambi Edarkan SS, Sekuriti Dibekuk

BANGIL - Niatan Wardoyo, 50, warga Dusun Pajaran, Desa Gunting, Kecamatan Sukorejo, mendapatkan tambahan penghasilan dengan mengedarkan sabu-sabu (SS) berantakan. Alih-alih dapat tambahan penghasilan, yang ada ia malah harus meringkuk di sel tahanan usai aktivitasnya itu diketahui petugas kepolisian setempat.

Kasatreskoba Polres Pasuruan AKP Nanang Sugiyono menyampaikan, Wardoyo ditangkap Sabtu (15/4) lalu. Ia diringkus di rumahnya, saat menunggu pemesan barang datang sekitar pukul 13.00.

Namun, rencana itu tercium oleh anggotanya. Sehingga, sebelum mendapatkan keuntungan yang diharapkan itu, ia keburu digerebek duluan. “Rencana tersangka sudah tercium petugas. Setelah melakukan penyelidikan mendalam, petugas kemudian melakukan penggerebekan di rumahnya,” kata Nanang.

Saat penggerebekan itu, ia tak bisa berbuat banyak. Apalagi, petugas mendapati sabu-sabu yang siap untuk diberikan ke pemesan.

“Barang bukti sabu-sabu seberat 0,4 gram berhasil kami temukan. Dari temuan itulah, tersangka kemudian kami gelandang ke Mapolres Pasuruan untuk penyidikan,” tuturnya.

Dihadapan penyidik, pelaku tak bisa mengelak dengan apa yang dilakukannya. Lelaki yang berprofesi sebagai sekuriti itu mengaku, kalau SS itu digunakannya untuk konsumsi sendiri, dengan alasan penambah stamina.

Namun, tak jarang ia juga menjadikannya sebagai ladang bisnis untuk menambah penghasilan dengan menerima titipan barang.  Kini, karena perbuatannya itu, ia dijerat pasal 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancamannya, 10 tahun penjara. (one/mie)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar