Radar Bromo

Sita Petasan 48 Meter
BERITA TERKAIT

KRAKSAAN - Patroli Sat Sabhara Polres Probolinggo yang digelar Kamis (13/4) malam lalu, berhasil mengungkap kasus penjualan petasan. Tidak hanya menangkap pemiliknya, yakni, Slamet Riyadi, 21, warga Desa Satrean, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, namun juga mengamankan barang bukti 12 renteng petasan. Masing-masing renteng panjangnya mencapai 4 meter.

Sebelumnya, patroli yang dipimpin Kasat Sabhara AKP Istono tersebut, memang menyasar pelaku yang diinformasikan sering menjual petasan. Pihak kepolisian sendiri, meningkatkan kewaspadaannya terkait ancaman bahan peledak, seiring masifnya aksi terorisme.

Karenanya, malam sekitar pukul 20.00, anggota Sat Sabhara dikerahkan untuk melakukan patroli dan mengawasi gerak-gerik pelaku. Pada saat itu, tersangka keluar dari rumah mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter tanpa nopol. Polisi saat itu menduga, jika pelaku membawa petasan.

Tak ingin burunnya lepas, polisi lantas menghentikan laju kendaraan pelaku. Saat dilakukan pemeriksaan, ternyata dari tangan tersangka Slamet ditemukan banyak mercon ukuran besar. Malam itu juga, tersangka yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh tani itu digelandang ke Mapolres Probolinggo.

“Kami mendapat laporan dari masyarakat, langsung patroli. Ternyata, saat kita periksa tepi jalan raya, tersangka Slamet mengendarai sepeda motor dan membawa barang yang mencurigakan,” kata AKP Istono pada Jawa Pos Radar Bromo, Sabtu (15/4).

Saat diamankan, tersangka Slamet tidak seorang diri. Ia bersama saudaranya yang bernama AR, 62, juga warga desa yang sama. Pihaknya pun langsung menggledah dan mengamankan sejumlah barang bukti petasan tersebut. Yaitu, 12 renteng petasan, masing-masing ukurannya panjang 4 meter. Petasan itu dibungkus kantong kresek dan karung beras.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar