Radar Bromo

Kejatuhan Batu, Rumah Warga Desa Negororejo Jebol

LUMBANG – Rumah Tunasri, warga Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, ditimpa batu tebing sekitar pukul 13.00, kemarin. Akibatnya, dinding rumah tersebut jebol.

Karena rawan longsor, BPBD Kabupaten Probolinggo lantas memasang papan untuk mencegah batu lain meluncur dari tebing. Kepala Pelaksana BPBD Nanang Trijoko Suhartono mengatakan, rumah yang berada di Dusun Krajan, RT 4/RT 5 tersebut memang berada di posisi yang rawan kejatuhan batu.

“Posisinya memang di bawah tebing, sementara di atas tebing ada batu-batu yang kita khawatirkan jatuh,” terangnya pada Jawa Pos Radar Bromo, tadi malam.

Jatuhnya batu tersebut disebabkan adanya longsor di lokasi tersebut. Batu dengan diameter 100 sentimeter ini jatuh dari ketinggian 75 meter. Beruntung, kejadian itu tidak sampai menimbulkan korban.

Untuk menghindari longsor susulan, keluarga Tunasri mengungsi ke rumah kerabat mereka. Nanang –sapaan akrabnya – mengatakan, di lokasi tersebut memang rawan terjadinya longsor. “Yang membahayakan, karena di bawah tebing itu banyak rumah warga,” katanya.
Karena itu, BPBD menyiagakan puluhan personel yang dibantu masyarakat setempat. Sementara, petugas dan warga membuat dinding penahan dari kayu. Dinding penahan itu berfungsi menahan batu yang sewaktu-waktu jatuh dari atas tebing.

Selain itu, petugas mengupayakan memecah batu ukuran besar agar tidak berbahaya jika kemudian jatuh. “Tapi, ya penuh risiko, karena bisa jadi saat memecah batu itu, ada batu yang jatuh ke bawah tebing,” katanya.

Mantan Kepala Dinas Ketahanan Pangan ini mengatakan, pemecahan batu dilakukan manual. “Karena tidak mungkin pakai alat berat. Aksesnya sulit menuju lokasi,” jelasnya. (rf)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar