Radar Bromo

Pengedar Pil DItangkap TNI, Mengaku Dibekingi Polisi

MAYANGAN - Anggota Intel Kodim 0820 Probolinggo mengamankan tiga pelaku pengedar obat keras di Jalan Kapten Patimura, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo pada Sabtu (4/3) pukul 17.00. Ironisnya, setelah ditangkap, pelaku mengaku jika selama ini bisnisnya dibekingi polisi.

Ketiga pelaku yang dibekuk itu adalah Sukarno, 41, warga Jalan KH. Abdul Hamid, Gang V/12, RT 3/RW 2, Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok; Ikrar Ardiles, 41, warga Jalan WR. Supratman, Gang Sungging, RT 5/RW 6, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan. Serta Rusdiyanto, 42, warga Warga Jalan Imam Bonjol, No. 55, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan.

Dan, Unit Intel Kodim 0820 Lettu infantri Zubairi saat dikonfirmasi Sabtu malam mengungkapkan, penangkapan ketiga pelaku itu berawal dari laporan masyarakat. Dari laporan itu, sekitar pukul 14.00, anggota Intel Kodim pun melakukan penyelidikan.

Saat diketahui kebeneran info tersebut, sekitar pukul 17.00, sejumlah anggota Intel lantas mendatangi lokasi dengan dibagi dua kelompok. Anggota Kodim lantas mengepung warung yang diduga jadi ajang transaksi peredaran obat keras itu.

Dari situ, tiga pelaku akhirnya berhasil diamankan. “Untuk ketiga pelaku yang ditangkap, mereka tidak melakukan perlawanan,” terang Zubairi. Dari tangan tiga pelaku itu, anggota Intel Kodim berhasil menyita sejumlah obat keras.

Di antaranya, 464 butir pil Trihexipinidyl, 1.990 butir pil Dextro. Selain itu, petugas juga mengamankan duit Rp 1.160.500, sebuah gunting, staples, kotak warna hitam, tas warna cokelat doreng. Serta, dua buah buku catatan penjualan.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar