Radar Bromo

Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan

KRAKSAAN - Ayitno dan Muhammad Husein harus mendekam lebih lama di balik jeruji besi. Itu, setelah kedua terdakwa pembunuhan Kasun Sumbersari, Desa Sumberkledung, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo bernama Suwarno, itu dinyatakan bersalah oleh majelis hakim.

 

Ayitno divonis hukuman kurungan penjara 6 tahun dikurangi masa tahanan. Sementara Muhammad Husein divonis lebih ringan, 5 tahun, 6 bulan penjara dikurangi masa tahanan.

Ketua majelis hakim PN Kraksaan Yudistira Alfian menyatakan, keduanya terbukti telah melanggar pasal 340 jo 55 tentang pembunuhan dilakukan secara bersama-sama. Meski begitu, vonis untuk keduanya terbilang lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU).
Sebelumnya, JPU Kejari Kabupaten Probolinggo Tridias Setyowati menuntut kedua terdakwa dengan hukuman 7 tahun penjara.
Menurut Yudistira, yang memberatkan terdakwa adalah karena perbuatannya telah meresahkan masyarakat.

Sementara yang meringankan adalah terdakwa menyesali dan mengakui perbuatannya, tidak berbelit-belit selama persidangan, belum pernah dihukum, serta melakukan pembunuhan karena ada sebab.

“Karenanya, majelis hakim memvonis Ayitno dengan pidana 6 tahun dan Muhammad Husein dengan pidana 5 tahun 6 bulan dikurangi masa tahanan,” katanya. Kepada majelis hakim, kedua terdakwa menyatakan menerima dengan vonis yang diberikan.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar