Radar Bromo

Marwah Sempatkan Berbincang dengan Dimas Kanjeng

KRAKSAAN - Di ruang tahanan usai sidang ditunda, Dimas Kanjeng sempat ditemui Ketua Yayasan Padepokan Marwah Daud Ibrahim dan istri pertamanya. Namun, pertemuan itu tak berlangsung lama. Hanya sekitar 5 menitan.

Usai keluar sel tahanan PN, baik Marwah Daud Ibrahim maupun istri pertama Dimas Kanjeng sama-sama ogah memberikan keterangan. “Kami serahkan pada proses hukum,” kata Marwah singkat sambil berlalu meninggalkan wartawan.

Sementara itu, Dimas Kanjeng saat dibawa keluar sidang sempat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media. Ia mengaku, sudah menunjuk PH yang diketahui bernama Isha Julianto.

Dimas Kanjeng pun menyebut, sebelumnya ia juga sudah meminta PH-nya untuk ikut mendampingi ke proses sidang. “Mungkin belum datang karena masih dalam perjalanan,” katanya dengan singkat sambil berjalan menuju ruang tahanan PN Kraksaan.
 
Sementara itu, Muhammad Usman selaku JPU mengatakan, pihaknya tidak ingin mengurangi hak-hak terdakwa. Salah satunya, didampingi PH saat proses sidang. Oleh karena itu, pihaknya tidak keberatan saat terdakwa meminta sidang ditunda agar bisa didampingi PH.

”Kami tidak kecewa. Sebab, sudah menjadi hak terdakwa untuk didampingi penasihat hukumnya,” terangnya. Usman menjelaskan, dalam dakwaan, Dimas Kanjeng dijerat dua kasus. Yakni, kasus pembunuhan dan kasus penipuan.

“Dakwaan sudah kami siapkan. Terdakwa Dimas Kanjeng akan dikenakan pasal berlapis. Untuk kasus pembunuhan dijerat pasal pembunuhan berencana 340 KUHP dan pasal 338 KUHP. Kalau dugaan penipuannya, pasal 378 KUHP dan 372 KUHP,” terangnya. (mas/mie)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar